Penulis : redaksi

‎TANJUNG REDEB – ‎Ketua Umum KONI Berau, Taupan Majid, menegaskan target yang diberikan Bupati Berau merebut gelar juara umum pada Porprov Kaltim 2026 tetap realistis.
‎
‎Namun, target tersebut hanya bisa dicapai apabila dukungan anggaran, pembinaan, dan program latihan berjalan maksimal.
‎
‎Taupan mengatakan Berau memiliki modal besar setelah sukses finis sebagai juara kedua pada Porprov sebelumnya. Namun capaian itu tidak akan berarti apabila persiapan atlet tidak diperkuat.
‎
‎”Kita punya modal sebagai juara dua. Mental untuk menjadi juara satu sudah ada, tinggal bagaimana persiapannya,” ujarnya.
‎
‎Ia menilai waktu sekitar tiga bulan menuju Porprov harus dimanfaatkan secara optimal. Tanpa latihan rutin, pemusatan latihan, dan uji coba, peluang menjadi juara akan semakin berat.
‎
‎”Tanpa latihan dan TC, saya rasa cukup berat mencapai juara umum,” katanya.
‎
‎”Apalagi sekarang anggaran pembinaan olahraga berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” lanjut Taupan.
‎
‎Kondisi tersebut membuat KONI harus mencari berbagai alternatif dukungan, termasuk menggandeng perusahaan melalui program tanggung jawab sosial (CSR) untuk membantu kebutuhan transportasi maupun akomodasi atlet.
‎
‎Selain itu, ia berharap Pemerintah Kabupaten Berau tetap memberikan perhatian terhadap pembangunan olahraga, termasuk peningkatan fasilitas dan rehabilitasi kantor KONI yang dinilai sudah tidak lagi representatif.
‎
‎Taupan mengajak seluruh pengurus, pelatih, dan cabang olahraga mengesampingkan ego sektoral demi satu tujuan, yakni mengharumkan nama Berau di ajang Porprov Kaltim 2026.
‎
‎”Kalau kita solid dan bersinergi, target juara satu masih sangat mungkin kita raih,” pungkasnya.(Akm)
‎